Masjid Qishosh, Saksi Bisu Hukum Penggal dan Potong Tangan | Lisya Weblog

You are here:
Home » Uncategorized » Masjid Qishosh, Saksi Bisu Hukum Penggal dan Potong Tangan

Masjid Qishosh, Saksi Bisu Hukum Penggal dan Potong Tangan

 

Masjid Qishosh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Saat menunaikan Ibadah haji tahun 2015 lalu, aku beserta rombongan mampir ke masjid ini. Masjid ini terletak di Kota Jeddah. Masjid ini baru terlihat lebih ramai di Hari Jum’at, tepatnya ba’da Sholat Jumat. Apa yang berbeda dengan masjid-masjid lain? Di sinilah dilaksanakannya Hukum Qishosh, yaitu hukuman penggal dan potong tangan bagia mereka yang dinyatakan terbukti melanggar syariat Islam. Untuk masyarakat liberal mungkin hukuman ini terlihat cukup bar-bar, kuno, cocok di abad pertengahan, sadis dan sebagainya. Tapi begitulah, hukum adalah hukum. Apa yang tertulis di dalam Al Qur’an harus dita’ati. Mungkinkah mengkritisnya? Jika memakai kaca mata manusia, siapa saja bisa mengkritisi. Tapi Allah SWT tidak memakai kaca mata manusia dan kita sesungguhkan tidak akan sanggup memahaminya tanpa hidayah dan petunjuk dari Allah SWT.

Menurut Ust. Jueni, pembimbing kami saat itu, Qishosh tetap dilaksanakan di negara ini, dan beberapa Negara Islam lainnya, tujuannya adalah mencegah suatu yang buruk terulang dan menjadikan efek jera bagi pelaku maupun calon pelaku. Sebab itulah, seorang hakim yang amanah dan soleh sangat diperlukan untuk bisa memutuskan segala permasalahan hukum dengan benar. Secerdas-cerdasnya hakim, tanpa petunjuk dari Allah SWT, bisa berbuat tidak adil.

Qishosh juga merupakan cara Allah SWT memberikan perlindungan bagi umat di dunia, bagaimana Allah memberikan aturan agar manusia bisa beraktifitas di dunia dengan nyaman. Kalau Anda pergi ke Saudi Arabia, terutama Mekah, Madinah, Jeddah, Riyadh, para pedagang, mmisalnya pedagang emas. Dengan leluasa berdagang, kalau mau mencoba emas dipersilakan, sambil kita mencoba emas, mereka akan melayani pembeli lain. Saat mampir ke toko emas bersama suami, aku agak heran dengan pemandangan ini. Kok penjual emas terkesan cuek dengan emasnya, dan santai saja melayani pembeli yang bejibun. Suamiku berbisik pelan, “hehehe gak ada yang berani Neng, kalo nyolong konsekwensinya potong tangan.” Aku langsung melotot, masyaAllah bener juga, jangan sampe kelupaan “ngepasin cincin” yang belum dibayar nih, bisa-bisa tangan melayang.

Sadis? Awalnya pasti berpikir begitu. Namun, percayalah Allah SWT adalah Zat Yang Maha Baik, segala yang telah diputuskan Allah tidak akan pernah bertujuan untuk menyakiti umatnya. Segala sesuatu yang kita anggap baik di mata kita belum tentu baik di mata Allah dan sebaliknya. Kita baru akan merasakan hikmahnya, jika kita sudah melalui itu semua. Seperti yang diutarakan oleh Ust. Awang Surya, dalam kisah Buya Hamka. Buya Hamka pernah masuk ke dalam penjara dalam beberapa waktu, bagi orang awam dikurung dalam penjara adalah “kiamat kecil” namun justru di penjara itulah Buya Hamka akhirnya bisa menuntaskan mahakaryanya “tafsir Al Qur’an”. Dan Saat keluar dari penjara almarhum bersyukur, bahwa seandainya ia tidak pernah dipenjara, mungkin karya itu tidak pernah terbit. Ilmu yang kita miliki saat ini bukan segalanya, jika ilmu kita bertambah, maka bisa jadi cara pandang kita terhadap sesuatu juga berubah. Berguru dan mencari ilmupun ada aturannya, meminta petunjuk dari Allah SWT dan menemui guru-guru yang tawadhu.

Jangankan mengkritisi hukum Allah SWT, memprediksi yang akan terjadi 1 detik kemudian saja kita tidak memiliki kekuatan. Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Feb
21
2016
 
 
Lisya Weblog Search form
Recent Comments
  • Nurhablisyah: Materi slide ada, hanya untuk melindungi kepentingan saya sebagai penyusun materi, maka saya...
  • Ringgo: Apakah ada materi dalam bentuk slide bu? Murid lebih menyukai pelajaran dengan slide sepertinya. Terima...
  • Senter Police: Oke makasih bu Dosen :D
  • Pusat Variasi Motor: saya senang atas artikel anda ini sangat membantu saya akan kembali untuk lain waktu agar dapat...
  • Variasi Motor: makasih ya mbk