Cinta tidak Daya | Lisya Weblog

You are here:
Home » Uncategorized » Cinta tidak Daya

Cinta tidak Daya

 

Putih bersih kemudian menjadi pucat pasi
semangat bergairah dan tegar kemudian menjadi lunglai tidak bergemulai
sedap dipandang kemudian menjadi layu dan mayu
wangi semerbak kemudian kecut merecut

lalu kemana perasaan yang dulu
kemana engkau buang?…
tunggu bukan aku yang membuang
perasaan itu pergi..
pergi seiring langkah kakimu yang pergi di saat aku tidur terlelap
mengapa perasaan itu pergi di saat engkau pergi
apa aku harus tetap menyimpannya walaupun sarafku rasanya pecah ketika berpikir seperti itu

Siapa kamu?..
Maumu apa?…
Pasti kamu senang telah membuat aku seperti ini
bagai mayat yang dingin
apa yang kamu pikirikan?..
Ayo!!! jangan diam saja?..

lalu angin kencang datang
aku terhuyung dibawa angin
Kamu makin tidak terlihat
Lalu aku jatuh…Prak….
aku tidak mampu berdiri
tolong siapa saja
bantu angkat aku..
tolong..
tidak ada yang mendengar…

Posted by 0 Responses
     

Leave a Reply to this Post

Apr
5
2006
 
 
Lisya Weblog Search form
Recent Comments
  • Nurhablisyah: Materi slide ada, hanya untuk melindungi kepentingan saya sebagai penyusun materi, maka saya...
  • Ringgo: Apakah ada materi dalam bentuk slide bu? Murid lebih menyukai pelajaran dengan slide sepertinya. Terima...
  • Senter Police: Oke makasih bu Dosen :D
  • Pusat Variasi Motor: saya senang atas artikel anda ini sangat membantu saya akan kembali untuk lain waktu agar dapat...
  • Variasi Motor: makasih ya mbk